Debut menawan Mohd. Safee Bin Mohd. Sali dengan mencetak gol tunggal kemenangan Pelita Jaya Karawang atas Sriwijaya FC pada akhir pekan lalu, memaksa pelatih Persib Bandung, Daniel Roekito memfokuskan perhatian terhadap striker tim nasional Malaysia ini.
Kendati tidak ada penugasan khusus, Daniel mengaku sudah menyiapkan "tukang jagal" untuk mematikan pergerakan Safee, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (12/3).
"Kalau Pelita Jaya punya Safee, kita punya 'kerbau' untuk mengawal dan mematikannya. Tapi siapa kerbau yang akan mengawal Safee, kita lihat saja besok (hari ini, red)," kata Daniel usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (8/3).
Berdasarkan program yang sudah disusunnya, Daniel merencanakan game internal untuk pematangan taktik dan strategi yang akan diterapkannya pada saat menghadapi Pelita Jaya. Dalam game internal tersebut, Daniel kemungkinan besar bakal mulai memasang pemain-pemain yang diproyeksikan menjadi starter, termasuk tiga pemain belakang yang akan bertindak sebagai tukang jagal buat Safee.
"Untuk kerbau yang akan ditugaskan mematikan Safee, saya akan memasang pemain yang paling siap. Yang pasti, sekarang saya punya enam pemain belakang yang matang. Ada Abanda (Herman), Maman (Abndurahman), Nova (Arianto), Wildansyah, Agung (Pribadi), dan Yudi (Khoerudin). Kita lihat, siapa yang paling siap dijadikan kerbau untuk mengawal Safee," ujar pelatih asal Rembang ini.
Bola daerah
Di mata Daniel, Safee merupakan pemain yang memiliki kecepatan dan suka bola-bola daerah yang menusuk ke daerah pertahanan Persib.
"Dia sangat suka bola-bola tajam dan bola daerah. Kita harus mewaspadainya. Meskipun begitu, saya tidak akan menunjuk seorang pemain yang secara khusus bertugas mematikan Safee. Pemain terdekat saja yang mematikannya," kata Daniel.
Tidak adanya pemain yang secara khusus ditugaskan mengawal Safee, kata Daniel, dikarenakan striker asal klub Selangor FA ini bukan satu-satunya pemain Pelita Jaya yang harus diawasi. "Pemain Pelita Jaya lainnya pun cukup berbahaya. Kita tidak boleh terpaku pada seorang Safee," ujarnya.
Persib Bandung akan melakoni laga tandang kedua di putaran kedua Liga Super Indonesia melawan tuan rumah Pelita Jaya Karawang di Stadion Singaperbangsa, Sabtu (12/3) mendatang.

Siapkan "Tukang Jagal" Buat Mohd. Safee Sali
Persib Diizinkan Jamu Persija di Jalak Harupat
03.59 |
Bandung - Persib mendapatkan izin menjamu Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Jumat (18/3/2011) mendatang.
Sekretaris Panpel Persib Bandung Budi Bram Rachman mengatakan, surat izin tersebut, dikeluarkan langsung Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bandung, Selasa (8/3/2011) serta ditandatangani Kadisbudpar Kabupaten Bandung, Marlan SIp, MSi dengan nomor: 426.22/168/Bid-OR, tertanggal 8 Maret.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah ikut mendukung Persib yang akan bertanding melawan Persija di Stadion Si Jalak Harupat," kata Bram saat dihubungi INILAH.COM melalui ponselnya, Selasa (8/3/2011).
Dengan keluarnya izin penggunaan stadion tersebut, panpel akan segera mengurus izin penyelenggaraan pertandingan ke Polres Bandung. Sebab, kata dia, salah satu syarat memulai perizinan adalah dengan adanya surat keputusan penggunaan stadion. "Besok kita tinggal mengurus soal izin dari pihak kepolisian," ucapnya.
Soal pernyataan sikap dari panpel dan bobotoh seperti diinginkan pihak kapolrestabes Bandung panpel siap melakukannya. "Selama ini kami selalu siap dan selalu ada pernyataan, hanya tinggal dari bobotohnya saja. Kami berharap semuanya berjalan lancar, dan bobotoh pun saya rasa tidak ada masalah. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," harap Bram.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bandung Marlan mengatakan, izin penggunaan stadion akan diberikan pada setiap pertandingan, tidak sekaligus sampai akhir kompetisi. Laga perdana akan dijadikan patokan izin-izin selanjutnya.
"Jika pada pertandingan nanti dan selanjutnya berjalan lancar, aman dan tertib, kami mempersilakan Persib menggunakan stadion seterusnya. Tapi sebaliknya, jika ada kerusuhan atau perusakan fasilitas stadion oleh oknum bobotoh, kami akan tinjau ulang lagi izin untuk pertandingan berikutnya," tegasnya.
Pelita Jaya-Persib Tetap di Karawang
03.58 |
Asisten Pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman mengaku sama sekali belum mendengar adanya wacana menggelar pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung saat menjamu Persib, Sabtu (12/3) mendatang. Sejauh ini, Pelita Jaya tetap merencanakan pertandingan melawan Persib di kandang mereka, Stadion Singaperbangsa Karawang.
"Saya belum mendengar itu (wacana main di Stadion Si Jalak Harupat, red). Sejauh ini (pertandingan) masih direncanakan dimainkan di Karawang," kata Djadjang ketika dikonfirmasi "GM", Senin (7/5).
Berdasarkan informasi yang didapatkan "GM", isu tersebut mencuat karena adanya kemungkinan pihak kepolisian setempat tidak akan mengeluarkan izin pertandingan lantaran pada musim lalu, pertemuan kedua tim berakhir rusuh.
Minimnya kapasitas Stadion Singaperbangsa yang hampir bisa dipastikan tidak akan bisa menampung animo bobotoh yang bakal datang, juga dinilai rawan. Pertandingan musim lalu pun sempat diwarnai insiden jebolnya pagar pembatas penonton di tribun timur yang mencederai sejumlah suporter.
Selain Stadion Si Jalak Harupat, menjelang pertandingan melawan Semen Padang, Wakil Manajer Persib, H. Dedy Firmansyah mengaku sempat mendengar kabar kalau Pelita Jaya akan menjamu Persib di Cilegon, Banten. "Tapi, sejauh ini kita belum mengetahui kepastiannya," kata Dedy.
Usai sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Senin (7/3), Manajer Persib, H. Umuh Muchtar pun mengaku belum mengetahui tentang rencana tempat pertandingan melawan Pelita Jaya. "Sampai sekarang, kita belum tahu," katanya.
Yakin di Karawang
Sementara itu, asisten pelatih Persib, Robby Darwis meyakini, Pelita Jaya akan tetap menjamu Persib di Karawang. "Kalau pertimbangannya pemasukan dari tiket, saya kira yang dibutuhkan Pelita Jaya sekarang bukan uang, tapi poin. Karena itu, saya yakin pertandingan melawan Pelita Jaya akan tetap di Karawang," kata Robby.
Di tempat yang sama, Sekretaris Tim Persib, Yudiana mengatakan, karena belum ada pemberitahuan apa pun, baik dari PT Liga Indonesia (PT LI) maupun Panpel Pelita Jaya, pihaknya tetap berpatokan pertandingan tetap dimainkan di Karawang. "Tapi untuk kepastiannya, saya akan segera menghubungi pihak Panpel Pelita Jaya," kata Yudiana.
04.11 |
Stadion Si Jalak Harupat kembali menyeruak untuk menjadi lokasi penyelenggaraan laga kandang Persib Bandung pada putaran II Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011. Keinginan Panitia Pelaksana (Panpel) Persib Bandung mengakui sudah mengirimkan surat untuk mendapat izin menggelar pertandingan.
Sekertaris Panpel Persib Bandung Budi Bram Rachman mengatakan, secara lisan Bupati Bandung telah memberiksan izinnya. Menurut Bram, hal tersebut bisa meperlancar proses pengajuan izin kepada pengeloa stadion yang sudah digunakan Persikab Kabupaten Bandung pada laga putaran II Divisi Utama.
"Kita terus melakukan negosiasi dengan pihak pengelola dan mengurusi surat-surat yang diminta. Dan mereka mengaku tidak keberatan," kata Bram, Rabu (2/3/2011).
Lebih lanjut Bram menuturkan, pihak pengelola sudah memberikan respons. Namun dari pihak keamanan belum memberikan lampu hijau terkait pengamanan stadion.
“Ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dulu. Kita saat ini berkonsentrasi untuk mendapat perizinan. Yang kita ajukan semua laga home,” jelas Budi. Rekomendasi dari pihak bupati dan pengelola SOR Si Jalak Harupat kini masih diurusi pihak panpel.
Persib sendiri akan mengawali laga kandang perdana putaran kedua LSI menghadapi Persija Jakarta, Jumat (18/3) mendatang. Selain itu, tepat empat hari sebelumnya tepat pada hari ulang tahun Persib yang ke-78.
Selain itu, Bram menambahkan, laga Persib Bandung untuk laga Copa Indonesia juga akan digelar di Stadion berkapasitas 40.000 penonton itu. “Kami bahkan ingin laga Persib U-21 juga di sana. Hanya saja, ada syarat jika ingin menggunakan stadion mengingat baru direnovasi,” tandasnya.
Miljan dan Shohei Sudah Bisa Diturunkan
04.08 |
PADANG,(PRLM).- Ketiga pemain asing baru Persib yaitu pemain belakang asal kamerun Abanda Herman, gelandang asal Montenegro Miljan Radovic, dan striker asal jepang Shohei Matsunaga telah dinyatakan sah dan bisa bermain dalam kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat dari Badan Liga Indonesia (BLI) PSSI yang diterima pihak Persib pada Jumat (4/3), sehari sebelum pertandingan perdana Persib pada putaran kedua melawan Semen Padang.
Dalam surat dengan nomor 089/BLI-KOMPETISI/ISL/III-11 itu, ketiganya dinyatakan sah untuk bisa merumput dalam kompetisi LSI selama satu tahun.
Sekertaris Persib Yudiana mengatakan bahwa surat tersebut diterimanya melalui fax pada Jumat (4/3) sore.
"Jadi mereka sudah bisa bermain dan memperkuat Persib," katanya ketika ditemui di hotel Pangeran Beach, Padang, tempat Persib menginap, Jumat (4/3).
Meski begitu, Yudi menuturkan bahwa kepastian apakah ketiganya akan diturunkan dalam pertandingan atau tidak merupakan wewenang pelatih
Di Padang, Persib Bidik Kemenangan
05.55 |
Kendati akan bertarung di kandang Semen Padang yang merupakan penghuni papan atas, Persib Bandung tetap membidik kemenangan pada laga pembuka putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 di Stadion H. Agus Salim Padang, Sabtu (5/3).
Pencanangan target tersebut dilontarkan secara spontan oleh Manajer Persib, H. Umuh Muchtar dan pelatih Daniel Roekito usai sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (2/3). "Kalau saya, untuk pertandingan ini tetap mencanangkan kemenangan. Sebab, kita membutuhkan tiga poin itu untuk mengangkat posisi tim," kata Daniel.
Mengakhiri putaran pertama LSI 2010/2011, Persib berada di peringkat 11 dengan mengoleksi nilai 15. Tambahan tiga pemain asing baru menjelang putaran kedua ini menjadi pertanda kalau Persib ingin terus memperbaiki posisinya di klasemen.
"Secara keseluruhan, saya optimis dengan tim ini. Saya melihat, pemain baru tidak menghadapi masalah dengan tim. Begitu juga dengan pemain lama. Persoalan mental yang sebelumnya terjadi, saya kira sudah mulai bisa diperbaiki," kata pelatih asal Rembang ini.
Dengan kondisi tim yang menurutnya cukup kondusif ini, Daniel mengatakan, sebagai pelatih ia harus mencanangkan raihan poin penuh meski harus bertarung di kandang lawan. Sebagai modal, Daniel mengaku sudah mengantongi kerangka tim inti dan formula yang akan diandalkannya untuk menekuk Semen Padang di hadapan publiknya sendiri.
"Dari 19 pemain yang dibawa ke Padang, saya sudah punya 16 nama pemain yang siap menjadi pemain inti. Eka (Ramdani) juga cederanya sudah mulai pulih," tegas mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.
Harapan Umuh
Sebelumnya, di sela-sela menyaksikan sesi latihan sore itu, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar pun mengungkapkan harapan besarnya akan prestasi Persib di putaran kedua. Ia juga berharap, Persib bisa mengawali putaran kedua ini dengan meraih kemenangan.
Seperti halnya Daniel, Umuh pun menyimpan harapan besar kepada tiga pemain asing anyar yang baru direkrut Persib di putaran kedua, yaitu Abanda Herman (Kamerun), Miljan Radovic (Montenegro), dan Matsunaga Shohei (Jepang). "Mudah-mudahan dengan suntikan pemain baru, Persib bisa mencatat kemenangan sejak pertandingan pertama putaran kedua ini," katanya.
Tentang persoalan kelengkapan administrasi ketiga pemain asing ini, Umuh pun berharap, PT Liga Indonesia (LI) sudah mengeluarkan pengesahan sebelum kick-off melawan Semen Padang. Dengan begitu, katanya, ketiga pemain ini bisa langsung dimainkan.
Rencananya, rombongan Persib akan bertolak menuju Padang pada Kamis (3/3) dengan berkekuatan 19 pemain. Para pemain yang ditinggal di Bandung adalah Dadang Sudrajat (kiper), Yudi Khoerudin, Munadi, Jejen Zaenal Abidin, dan Rendi Saputra.
Gonzales "Digantung" Sendirian
05.55 |
Pelatih Persib Bandung, Daniel Roekito mengungkapkan, bukan tidak mungkin ia akan "menggantung" Cristian Gonzales sendirian sebagai striker tunggal pada saat pasukannya menghadapi Semen Padang di Stadion H. Agus Salim Padang, Sabtu (5/3).
Namun striker berjuluk "El Loco" ini akan ditopang tiga pemain di belakangnya yang bertindak sebagai penyerang lubang. "Ini partai tandang. Jadi ada kemungkinan saya akan memasang formasi satu striker dan tiga second striker," kata Daniel usai memimpin sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (2/3).
Daniel menjelaskan, satu striker yang akan dipasangnya di depan adalah Gonzales. "Biarkan Gonzales sendirian di depan. Ia hanya menunggu dikasih makan saja oleh pemain lainnya dari tengah," tambahnya.
Sedangkan untuk tiga penyerang lubang yang akan menopang Gonzales, Daniel mengaku memiliki banyak pilihan. "Kalau untuk tiga second striker, di sana saya bisa tempatkan Matsunaga (Shohei), (Miljan) Radovic, dan Atep," katanya.
Skenario formasi Daniel yang akan diturunkan pada saat melawan Semen Padang itu sudah dipraktikkannya pada sesi game internal yang dilakukan kemarin. Di tim yang mengenakan rompi yang kemungkinan besar jadi calon starter, tiga pemain di belakang Gonzales, yaitu Radovic, Matsunaga, dan Hilton Moreira. Di belakang ketiga pemain ini ada Hariono dan dua bek sayap Isnan Ali di kiri dan Siswanto di kanan. Sedangkan tiga pemain di sektor pertahanan adalah Abanda Herman, Maman Abdurahman, dan Wildansyah.
Meskipun demikian, Daniel membantah kalau tim berompi inilah yang bakal menjadi starter Persib pada saat dijamu Semen Padang. "Oh, ini belum tim inti. Saya punya 16 pemain inti yang siap dimainkan nanti. Jadi, masih ada kemungkinan berubah," katanya.
Eka pulih
Perubahan komposisi starter untuk pertandingan melawan Semen Padang dimungkinkan karena kapten tim Eka Ramdani yang sempat diragukan tampil, cedera engkel kaki kanannya berangsur pulih. Dalam game internal kemarin, Eka tampil penuh di tim yang tak mengenakan rompi bersama Atep dan Nova Arianto. "Eka masuk dalam daftar 19 pemain yang saya bawa ke Padang. Cederanya sudah pulih," ujar Daniel.
Hal lain yang bisa mengubah skenario Daniel untuk laga melawan Semen Padang adalah pengesahan tiga pemain asing baru oleh PT Liga Indonesia yang hingga kemarin masih ditunggu kedatangannya.




